Kelebihan dan Resiko Menggunakan Jasa Desain Interior

Sedang terpikir atau berencana menggunakan jasa desain interior? baik untuk rumah, apartmen, toko, cafe ataupun kantor. Untuk menghasilkan tata ruang yang tepat, nyaman dan mempunyai estetika yang indah memang sebaiknya menggunakan jasa desain interior. Sebenarnya banyak kelebihan menggunakan jasa desain interior, namun juga ada resiko jika kurang teliti dalam memilih

 

Kelebihan Menggunakan Jasa Desain Interior

  1. Perencanaan yang rapi dari mulai konsep hingga build interior nantinya. Desainer bisa membuatkan perencanaan desain visualisasi untuk hunian anda. Selain perencanaan desain interior juga bisa merencanakan buget dari hasil layout item dan furniture yang di desain
  2. Perhitungan buget lebih mudah yang dilakukan oleh kedua belah pihak. Owner rumah bisa mengajukan buget atau meminta dari vendor penyedia jasa. Buget sebaiknya diperhitungkan dari awal, dengan buget tertentu akan mendapatkan apa saja
  3. Proses produksi yang tepat dari tenaga kerja (tukang interior) mempunyai landasan desain dari desainer. Tukang umumnya pandai dalam teknis produksi, namun untuk tata ruang dan estetika sangat ditentukan oleh desainernya
  4. Meminimalisir resiko tidak sesuai harapan dari sang owner inginkan. Kadang dengan acuan gambar desain tanpa desainer seorang owner meminta kepada tukang untuk membuatkan. Kemungkinan bisa jadi sesuai harapan, namun juga bisa melenceng karena tidak ada acuan gambar kerjad desain yang jelas
  5. Lebih profesional setiap detail pengerjaan mulai dari perencanaan buget, proses, desain, produksi, hingga instalasi. Perusahaan jasa desain interior mempunyai sistem dan proses kerja yang jelas. Setiap prosesnya ada cacatan dan landasan tertulis di atas kertas yang rapi.

 

Resiko Menggunakan Jas Desain Interior

  1. Mendapat vendor yang kurang profesional sehingga resikonya ketika pengerjaan ada masalah yang tidak bisa diselesaikan karena kadang karena sudah percaya dari awal tidak ada surat perjanjian kerja yang legal di atas kertas.
  2. Marketing kurang transparan sering terjadi di dunia project interior dan bangunan dalam memberikan informasi di awal, sering apa yang dijanjikan tidak sesuai. Sebagai contoh memberikan desain gratis dengan syarat tertentu sehingga klien merasa terikat.
  3. Kulitas bahan tidak dijelaskan, sudah hal umum klien kurang paham tentang bahan terutama yang kecil dan tidak terlihat atau jarang diketahui klien. Secara tampilan bagus namun kualitasnya ternyata kurang.
  4. Biaya over buget, sudah menjadi hal umum bahwa lokasi bisa dibanderol yang tidak wajar karena berpatokan area mahal dan klien orang kaya. Meskipun owner mampu membayar namun tentu kurang fair jika penetapan harga berdasar subjektif bukan objektif item dan bahan interiornya

 

Namun pada dasarnya menggunakan jasa desain interior jauh lebih baik daripada tidak. Dengan mempertimbangkan resiko nya tersebut anda bisa lebih hati–hati dan teliti memilih perusahaan desainer interior.

               

Leora furniture, kontraktor jasa desain interior apartemen studio 1 2 3 kamar, jasa desain interior rumah toko cafe kantor, interior design Jakarta